http://www.lacakindonesia.com


Jenderal TNI Djoko Santoso

Panglima TNI


Marsda TNI Sagom Tamboen, S.IP

Kapuspen TNI


Panglima TNI Resmikan Pusjianstra TNI

 

Lacakindonesia.com, 30 Januari 2009

Liputan: Siska Kartika

Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso meresmikan Organisasi dan Gedung Pusat Pengkajian Strategi (Pusjianstra) TNI yang terletak di Jalan Kebun Sirih No. 24 Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2009). Peresmian ini berdasarkan Peraturan Panglima TNI Nomor: Perpang/39/VI/2008 Tanggal 16 Juni 2008 tentang Pokok-Pokok Organisasi dan Prosedur Pusat Pengkajian Strategi TNI.

Dalam sambutannya Panglima TNI menekankan bahwa sebagaimana dimaklumi bersama, akibat globalisasi, perubahan lingkungan strategis yang berlangsung begitu pesat dan cepat. Setiap negara atau bangsa, harus pandai-pandai memposisikan diri sekaligus menyelaraskan dinamika dalam negerinya dengan arus pergeseran dan perubahan dalam segala dimensi.

Isu-isu global lama seperti demokratisasi, HAM, pasar bebas dan lingkungan hidup maupun yang baru seperti terorisme internasioanal, perubahan iklim, keamanan nasional dan lain-lain telah menjadi keniscayaan bagi setiap bangsa termasuk Indonesia. Pergeseran dan perubahan tersebut, bahkan telah menimbulkan berbagi benturan dan konflik kepentingan sekaligus memberi tekanan pada semua aspek kehidupan termasuk di dalamnya aspek pertahanan dan keamanan.

Dalam perspektif TNI, pergeseran paradigma tersebut telah menggugah kesadaran sekaligus menimbulkan berbagai tuntutan dan tantangan dalam rangka pembinaan dan penggunaan kekuatan militer demi pertahanan negara yang kuat, tangguh dan disegani. TNI amat menyadari, bahwa tantangan kedepan tidak makin ringan. Sebaliknya, tantangan kedepan akan cenderung semakin kompleks dan dinamis akibat dari berbagai perubahan paradigma kehidupan berikut segala dampaknya. Ada satu kebutuhan yang mengharuskan TNI untuk menyiapkan sumber daya manusia sebagai prajurit yang profesional dan berkualitas, memiliki visi masa depan yang tajam dan mampu bekerja secara cerdas, dedikatif dan akuntabel.

Panglima TNI juga menekankan, TNI harus mampu merumuskan kebijakan dan strategi pembinaan dan penggunaan kekuatan TNI dengan sebaik-baiknya, dengan demikian TNI akan dapat mengantisipasi sekaligus menjawab berbagai tantangan dan tuntutan yang berkembang. Berdasarkan latar belakang dan pemikiran seperti itulah TNI merasa perlu memiliki institusi yang bernama Pusat Kajian Strategi atau Pusjianstra TNI. Pusjianstra TNI adalah badan pelaksana pusat yang didedikasikan untuk berkonsentrasi dan fokus mempelajari dan mengkaji secara mendalam dan terus menerus setiap perkembangan dan perubahan lingkungan yang bernilai strategis demi kepentingan TNI.

Guna mewujudkan institusi Pusjianstra TNI yang berkualitas sebagaimana yang diharapkan, Panglima TNI menyampaikan beberapa harapan kepada Pusjianstra TNI yang dipimpin oleh Brigjen TNI Junias L. Tobing selaku Kapusjianstra TNI: Pertama, kepada Kepala dan personel Pusjianstra TNI agar segera mengintegrasikan diri dengan lembaga serta tugas pokok dan fungsi masing-masing guna menghasilkan kajian-kajian yang bernilai strategis dan exellence.

Kedua, pembentukan Pusjianstra TNI merupakan tonggak sejarah, untuk itu bangun kerangka dasar organisasi baik yang bersifat prosedural maupun filsafati agar terwujud tradisi dan budaya yang kuat sehingga Pusjianstra TNI dapat tumbuh dan berkembang menjadi Pusat Kajian Strategis yang unggul dan bermanfaat bagi TNI, Bangsa dan Negara.

Ketiga, bangun dan jalin jejaring kerja dengan lembaga-lembaga pengkajian strategis yang telah ada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri guna mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan kapasitas Pusjianstra.

Keempat, tingkatkan kemampuan dalam menyusun konsep strategis militer, sebagai penjabaran strategi pertahanan negara dan dinamika perkembangan lingkungan strategis sebagai bahan utama penyusunan kebijakan TNI yang meliputi kekuatan, kemampuan dan gelar TNI.

Kelima, sebagai lembaga atau organisasi baru tentu banyak kekurangan dan mungkin kendala yang akan dihadapi. Atasi itu semua dengan kerja keras, militansi dan dedikasi yang tinggi.

Ikut menghadiri upacara peresmian Pusjianstra TNI selain pejabat teras dari Mabes TNI dan Angkatan juga dihadiri para pakar dari berbagai lembaga pengkajian strategis.

Demikian Kasubdislipblik Dispenum Puspen TNI, Letkol Caj E. Sulistiadie menjelaskan dalam siaran persnya yang dikirim ke redaksi situs berita Lacakindonesia.com.


HALAMAN MUKA.


Jenderal TNI Agustadi S

KSAD


Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno

KSAL


Marsekal TNI Subandrio

KSAU


Redaksi: Komp. Pondok Hijau Blok D6 No.9 Ciputat. 15411, Jakarta Selatan

Copyright @ 2008,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved