Sebanyak 1090 orang Taruna Akademi
TNI-Polri akan mengawali pengabdiannya kepada masyarakat melalui
Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) XXX/2009. Para
Taruna ini merupakan tingkat akhir yang menurut rencananya akan
dilantik menjadi perwira pada bulan Desember 2009. Terdiri dari 276
Taruna Akademi Militer, 196 Kadet Akademi Angkatan Laut, 123 Karbol
Akademi Angkatan Udara dan 195 Taruna/Taruni Akademi Polri.
Kapuspen TNI, Marsekal Muda TNI Sagom
Tamboen, S.IP dalam rilisnya menjelaskan semula Latsitardanus
XXX/2009 direncanakan penyelenggaraanya di Provinsi Kalimantan Barat,
namun atas pertimbangan masyarakat yang lebih mendesak, di alihkan
ke Provinsi Jawa Barat. Membantu masyarakat yang menjadi korban
gempa bumi tanggal 2 September 2009, gempa bumi yang mengguncang
pesisir selatan pulau Jawa dan menyisakan penderitaan ribuan bagi
penduduk di bagian selatan Provinsi Jawa Barat.
Selama Latsitardanus XXX/2009 yang
akan berlangsung dari tanggal 9 Oktober hingga 9 November 2009 ini,
telah dirancang kegiatan berupa karya bakti untuk membantu
pendistribusian logistik, pendirian tenda untuk sekolah dan
pengungsi, serta pembersian dan rehabilitasi rumah penduduk, sekolah,
jalan, perkantoran, tempat ibadah dan infrastruktur daerah. Selain
itu akan dilaksanakan pengobatan umum serta membatu kegiatan belajar
mengajar dan pembinaan psikologi masyarakat, termasuk kegiatan
promosi untuk menarik minat pelajar menjadi prajurit TNI dan anggota
Polri.
Para Taruna Akademi TNI-Polri akan
hidup berbaur bersama masyarakat selama sebulan penuh bersama 153
mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, seperti dari ITB Bandung,
Univ Hangtuah Surabaya, UNM/UMM/Unbra Malang, Undip Semarang, UPN
Veteran Jatim/Jakarta/Yogyakarta, STPN dan UNS Surakarta. Dealam
berkarya, mereka akan bahu membahu dengan pemuda, pelajar, aparat
pemerintah daerah, prajurit TNI dan anggota Polri serta masyarakat.
Latsitardanus XXX/2009 dilaksanakan
didaerah Korem 062/TNI. Khususnya Kabupaten Sumedang, Kabupaten
Bandung, Kabupaten Garut, kabupaten Ciamis, dan Kota/ Kabupaten
Tasikmalaya yang mengalami banyak kerusakan sarana prasarana
kehidupan masyarakat dan infrastruktur daerah. Kegiatan ini akan
dibuka secara resmi oleh Panglima TNI pada hari Jumat(9/10/2009)
bertempat di alun-alun Kota Tasikmalaya.
Latsitardanus merupakan kegiatan
puncak pendidikan Taruna Akademi TNI-Polri tingkat terakhir setiap
tahun yang dilaksanakan secara bergiliran di berbagai wilayah
Nusantara. Tujuannya untuk menumbuh kembangkan moralitas kejuangan,
jiwa serta semangat integrasi dan soliditas TNI-Polri, serta
kemanunggalan TNI-Polriserta kemanunggalan TNI-Polri dengan
masyarakat.
Sasaran yang ingin dicapai melalui
Latsitardanus selain untuk meringankan beban penderitaan masyarakat,
para calon pemimpin TNI-Polri masa depan akan memiliki wawasan
kebangsaan yang luas dengan mengenali setiap daerah dan dapat
memupuk semangat persaudaraan, kekeluargaan serta persatuan dan
kesatuan, baik antar sesame Taruna maupun antara sesama Taruna
dengan masyarakat dan komponen lain bangsa Indonesia.