Lacakindonesia.com, 9 Oktober 2009
Liputan: Siska Kartika
Lebanon,
(9/10). Indonesian Battalion (Indobatt) atau Satgas Yonif Mekanis
TNI Kontingen Garuda XXIII-C/Unifil kembali memberikan pembekalan
kepada para perwira Angkatan Darat Spanyol yang akan bertugas di
Lebanon atau bergabung dengan Unifil (United Nations Interim Force
In Lebanon) dua bulan ke depan, Kamis siang (8/10/2009) di Markas
Batalyon Indonesia, Adshit al Qusayr UN POSN 7-1.
Ini adalah
merupakan tradisi dari Kontingen Spanyol yang selalu mengirimkan
pewiranya terlebih dulu untuk melaksanakan peninjauan daerah operasi
yang akan menjadi tanggung jawabnya kelak di kemudian hari.
Rombongan yang berjumlah sekitar dua puluh lima personel tersebut
dipimpin oleh Letnan Kolonel Vicente Lunar Bravo (Senior Next
Spanish Contingent Staff), diterima oleh Komandan Satgas Letkol Inf.
R. Haryono dan Wadansatgas Letkol Mar. Suherlan serta segenap
perwira staf Indobatt.
Dalam kegiatan
tersebut, Kasiops Satgas Mayor Psk Sumarsono memberikan penjelasan tentang
kondisi terkini yang sedang terjadi di wilayah operasi Indobatt yang
meliputi tugas dan tangung jawab, kegiatan yang dilaksanakan,
kekuatan personel satgas serta kondisi kewilayahan yang menjadi
tanggung jawab satgas yang meliputi 13 desa dengan luas 80 km2
sepanjang 11 km blue line (batas operasi Unifil). Selesai menerima
paparan, rombongan bergerak ke lapangan untuk meninjau batas operasi
Unifil yang berada di UN POSN 8-33 Syeikh Abbad Tomb, yang merupakan
home base Kompi Bravo Indobatt. Di lokasi ini, Kapten inf. Totok
Prio Kismanto selaku Komandan Kompi Bravo memberikan penjelasan
seputar daerah operasi yang langsung berbatasan dengan Israel.
Sebelumnya, di
hari yang sama, Kamis pagi (8/10/2009) Brigadir Jenderal Casimiro
Sanjuan Martinez juga berkunjung ke Indobatt untuk mendapatkan
masukan seputar kondisi terakhir daerah operasi Unifil yang menjadi
tanggung jawab Indobatt. Brigjen Sanjuan adalah merupakan perwira
tinggi Angkatan Darat Spanyol yang akan diplot sebagai Komandan
Sektor Timur Unifil, menggantikan Brigjen Espejo Garcia, yang akan
berakhir masa tugasnya pada pertengahan Desember mendatang.
Sanjuan
bukanlah personel baru di lingkungan Unifil, sebelumnya dia pernah
bertugas sebagai staf Mabes Unifil - Naquora pada saat berpangkat
kolonel, dan juga sebagai Komandan Sektor Timur Unifil tahun 2007.
Kondisi seperti ini tidak mengherankan bila terjadi pada personel
militer Spanyol, yang sedang bertugas di Lebanon, dikarenakan
kontingen Spanyol melakukan rotasi pasukannya yang bertugas pada
misi Unifil setiap 4 bulan sekali.
Selama
berada di Indobatt Jenderal Sanjuan yang didampingi oleh dua orang
stafnya mengatakan bahwa selama ini Indobatt telah melaksanakan
kerja sama yang baik dengan Brigade Spanyol. Dia juga sudah mengenal
beberapa perwira Indonesia yang bernah bertugas pada tahun 2007,
salah satunya adalah Kolonel Inf Surawahadi yang merupakan Komandan
Satgas Konga XXIII-A/Unifil.
Demikian siaran
pers Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL
Letkol Arh Hari Mulyanto yang dikirim ke redaksi situs berita
Lacakindonesia.com