http://www.lacakindonesia.com


Jenderal TNI Djoko Santoso

Panglima TNI


Marsda TNI Sagom Tamboen, S.IP

Kapuspen TNI


Ketahanan Lingkungan Hidup Untuk Persahabatan Dunia

 

Lacakindonesia.com, 16 Oktober 2009

Liputan: Siska Kartika

Kotabaru Parahyangan di Padalarang, Jawa Barat akan menjadi saksi sejarah tentang kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap pentingnya penataan dan pelestarian lingkungan hidup bagi kehidupan umat manusia. Sebagai salah satu daerah yang dilalui sungai Citarum yang mengalir untuk menghidupi sebagian besar paru-paru wilayah barat pulau Jawa, tempat ini akan dijadikan oleh TNI sebagai proyek percontohan Konservasi, Rehabilitasi dan Rekonstruksi (KRR) Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Kapuspen TNI, Marsda TNI Sagom Tamboen, S.IP menjelaskan pencanangan kegiatan oleh Panglima TNI direncanakan pada hari Sabtu (17/10) pukul 09.00 Wib di Bale Pare, Kotabaru Parahyangan. Selain para pejabat TNI, Pemda Jawa Barat, perguruan tinggi/sekolah dan pengusaha serta masyarakat sekitar, sebanyak 77 orang Duta Besar atau perwakilan negara sahabat diharapkan akan hadir. Mereka akan turut berpartisipasi menanam pohon penghijauan dan tanaman holtikultura. Acara puncak pencanangan akan ditandai dengan penandatanganan prasasti ”Ketahanan Lingkungan Hidup Untuk Persahabatan Dunia” oleh Panglima TNI.

KRR DAS Citarum merupakan program yang dirancang TNI bekerjasama dengan Urban Solutions Institute (USI), Universitas Jenderal A.Yani dan Pemda Jawa Barat sebagai implementasi undang-undang yang mengamanatkan tugas TNI untuk memberdayakan wilayah pertahanan. Sekaligus menyukseskan program Millennium Development Goals yang dicanangkan PBB hingga tahun 2015 menjamin keberlanjutan pembangunan lingkungan dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.

Indonesia merupakan bagian dari hutan tropis yang menjadi paru-paru dunia. Karena itu TNI berkewajiban untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan guna menjamin terciptanya ketahanan lingkungan hidup, tanpa menyampuri atau mengambilalih fungsi institusi lain. Program KRR DAS Citarum ini sifatnya untuk melengkapi inisiatif pihak lain yang sudah berjalan.

Program KRR DAS Citarum akan dilaksanakan dengan mengerahkan kekuatan prajurit TNI jajaran Kodam III/Siliwangi. Kebutuhan logistiknya didukung oleh USI dan PT. Kotabaru Parahyangan, serta partisipasi pemerintah daerah dan bantuan lain dari dalam dan luar negeri yang difasilitasi USI. Sasaran akhir yang ingin dicapai adalah terciptanya kesadaran dan sikap peduli lingkungan dari segenap komponen bangsa demi kesejahteraan masa depan.

Program dilaksanakan melalui tiga tahap. Tahap pertama, konservasi Gunung Wayang dan stabilitas debit air Waduk Saguling. Kegiatannya berupa penghijauan zona penyangga, kawasan lindung dan resapan air di daerah hulu. Memadukan tanaman keras dan tumpang sari disekitar Waduk Saguling, serta membangun sentra pembibitan dan agro industri di Kotabaru Parahyangan.

Tahap kedua, rehabilitasi Waduk Saguling dan Waduk Cirata. Kegiatan ditujukan untuk memperoleh nilai tambah di bidang pertanian, menciptakan komunitas enterprenur melalui pemanfaatan produk hutan dan pertanian yang ramah lingkungan. Semua kegiatan mempertimbangkan sinkronisasi daerah penghijauan dengan peta wilayah pertahanan wilayah.

Tahap terakhir berupa rekonstruksi DAS Citarum mulai dari Waduk Cirata hingga muara sungai Citarum. Dalam tahap ini diharapkan berkembang sifat kemitraan dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk membangun fasilitas pengolahan limbah pertanian, peternakan, industri dan rumah tangga. Demikian juga dalam penataan bantaran sungai, pengerukan sungai yang dangkal serta pembersihan sampah dan enceng gondok.

Para undangan dan tamu-tamu yang menghadiri pencanangan pilot proyek Ketahanan Lingkungan Hidup Untuk Persahabatan Dunia ini akan berkesempatan meninjau sarana pendidikan lingkungan yang telah berdiri di Kotabaru Parahyangan. Diantaranya Spirit Camp (Program Yayasan Al Gore untuk Climate Change) dan Purence Water (sarana proses air minum yang berasal dari kelembaban udara/embun).


HALAMAN MUKA.


Jenderal TNI Agustadi S

KSAD


Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno

KSAL


Marsekal TNI Subandrio

KSAU


Redaksi: Komp. Pondok Hijau Blok D6 No.9 Ciputat. 15411, Jakarta Selatan

Copyright @ 2008,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved