http://www.lacakindonesia.com


Jenderal TNI Djoko Santoso

Panglima TNI


Marsda TNI Sagom Tamboen, S.IP

Kapuspen TNI


HUT Ke-63 POM TNI AU Di Lebanon

 

Lacakindonesia.com, 3 Nopember 2009

Liputan: Siska Kartika

(Blat Marjayoun UN Posn 7-3). “Selamat hari ulang prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satgas POM TNI Konga XXV-A/UNIFIL. Semoga prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Udara semakin matang dalam pola pikir, pengetahuan dan profesionalisme, serta selalu sukses dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, khususnya dalam melaksanakan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia di Lebanon”, demikian sepenggal sambutan Dansatgas POM TNI Konga XXV-A/UNIFIL - Letnan Kolonel CPM Ujang Martenis dihadapan para anggotanya pada malam syukuran dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun ke-63 Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) di Markas Satgas, UN Posn 7-3, Marjayoun, Lebanon, Senin malam (2/11/2009).

Dansatgas mengatakan bahwa 14 orang dari 75 personel Satgas adalah personel Polisi Militer Angkatan Udara, sedangkan yang lainnya adalah 25 personel Polisi Militer Angkatan Darat, 20 personel Polisi Militer Angkatan Laut, dan 16 personel dari Mabes TNI. Mereka telah bekerja keras, dengan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas di Satgas POM TNI.

Acara syukuran diawali dengan pembacaan sejarah singkat terbentuknya Polisi Militer TNI Angkatan Udara, sambutan perwira tertua dari POM AU Mayor POM Eri Yulianto, sambutan Dansatgas POM TNI, pemotongan tumpeng oleh Dansatgas, doa dan ramah tamah. Acara syukuran tersebut berlangsung sederhana, namun tetap tidak mengurangi makna dan kekhidmatan acara tersebut.

Sementara, Mayor POM Eri Yulianto, selaku yang tertua dari Polisi Militer Angkatan Udara di Satgas mengatakan bahwa Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU) diusianya ke-63, POM TNI AU telah mengalami perubahan menuju yang lebih baik, seiring dengan pasang surutnya perkembangan POM AU. Salah satu contohnya adalah POM AU ikut serta dalam mendukung pemerintah atau TNI untuk pemeliharaan perdamaian dunia. Dengan tergabung dalam Kontingen Garuda XXV-A/UNIFIL bersama-sama dengan Polisi Militer Angkatan lain (POM TNI AD dan POM TNI AL).

Menurut Mayor POM Eri Yulianto, sejarah terbentuknya Polisi Militer Angkatan Udara adalah dengan didirikannya Sekolah Polisi Angkatan Udara Darurat di Yogyakarta pada tanggal 1 November 1946, dimana pada saat itu dalam rangka mengurangi beban kerja yang semakin berat dihadapkan jumlah personel yang terbatas, maka pimpinan AURI pada saat itu memandang perlu untuk mengadakan “Sekolah Istimewa” dibidang pengetahuan Kepolisian yang diberi nama Sekolah Polisi Angkatan Udara Darurat. Hasil pendidikan Sekolah Polisi Angkatan Udara tersebut merupakan cikal bakal anggota Polisi Angkatan Udara. Selanjutnya tanggal 1 Nopember dijadikan tonggak kelahiran Polisi Angkatan Udara.

Demikian siaran pers Pusat Penerangan TNI, Perwira Penerangan Satgas POM TNI Konga XXV-A/UNIFIL Lettu Sus M. Soleh, S.IK yang diterima Lacakindonesia.com.


HALAMAN MUKA.


Jenderal TNI Agustadi S

KSAD


Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno

KSAL


Marsekal TNI Subandrio

KSAU


Redaksi: Komp. Pondok Hijau Blok D6 No.9 Ciputat. 15411, Jakarta Selatan

Copyright @ 2008,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved