(Blat Marjayoun
UN Posn 7-3). “Selamat hari ulang prajurit Polisi Militer TNI
Angkatan Udara yang tergabung dalam Satgas POM TNI Konga XXV-A/UNIFIL.
Semoga prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Udara semakin matang
dalam pola pikir, pengetahuan dan profesionalisme, serta selalu
sukses dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, khususnya
dalam melaksanakan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia di
Lebanon”, demikian sepenggal sambutan Dansatgas POM TNI Konga XXV-A/UNIFIL
- Letnan Kolonel CPM Ujang Martenis dihadapan para anggotanya pada
malam syukuran dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun ke-63 Polisi
Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) di Markas Satgas, UN Posn 7-3,
Marjayoun, Lebanon, Senin malam (2/11/2009).
Dansatgas
mengatakan bahwa 14 orang dari 75 personel Satgas adalah personel
Polisi Militer Angkatan Udara, sedangkan yang lainnya adalah 25
personel Polisi Militer Angkatan Darat, 20 personel Polisi Militer
Angkatan Laut, dan 16 personel dari Mabes TNI. Mereka telah bekerja
keras, dengan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas di
Satgas POM TNI.
Acara syukuran
diawali dengan pembacaan sejarah singkat terbentuknya Polisi Militer
TNI Angkatan Udara, sambutan perwira tertua dari POM AU Mayor POM
Eri Yulianto, sambutan Dansatgas POM TNI, pemotongan tumpeng oleh
Dansatgas, doa dan ramah tamah. Acara syukuran tersebut berlangsung
sederhana, namun tetap tidak mengurangi makna dan kekhidmatan acara
tersebut.
Sementara,
Mayor POM Eri Yulianto, selaku yang tertua dari Polisi Militer
Angkatan Udara di Satgas mengatakan bahwa Polisi Militer Angkatan
Udara (POM AU) diusianya ke-63, POM TNI AU telah mengalami perubahan
menuju yang lebih baik, seiring dengan pasang surutnya perkembangan
POM AU. Salah satu contohnya adalah POM AU ikut serta dalam
mendukung pemerintah atau TNI untuk pemeliharaan perdamaian dunia.
Dengan tergabung dalam Kontingen Garuda XXV-A/UNIFIL bersama-sama
dengan Polisi Militer Angkatan lain (POM TNI AD dan POM TNI AL).
Menurut Mayor
POM Eri Yulianto, sejarah terbentuknya Polisi Militer Angkatan Udara
adalah dengan didirikannya Sekolah Polisi Angkatan Udara Darurat di
Yogyakarta pada tanggal 1 November 1946, dimana pada saat itu dalam
rangka mengurangi beban kerja yang semakin berat dihadapkan jumlah
personel yang terbatas, maka pimpinan AURI pada saat itu memandang
perlu untuk mengadakan “Sekolah Istimewa” dibidang pengetahuan
Kepolisian yang diberi nama Sekolah Polisi Angkatan Udara Darurat.
Hasil pendidikan Sekolah Polisi Angkatan Udara tersebut merupakan
cikal bakal anggota Polisi Angkatan Udara. Selanjutnya tanggal 1
Nopember dijadikan tonggak kelahiran Polisi Angkatan Udara.
Demikian
siaran pers Pusat Penerangan TNI, Perwira Penerangan Satgas POM TNI
Konga XXV-A/UNIFIL Lettu Sus M. Soleh, S.IK yang diterima
Lacakindonesia.com.