Lacakindonesia.com, 1 Desember 2009
Liputan: Siska Kartika
Dalam rangkaian
“integrated criminal justice system” setiap unsur penegak hukum
hendaknya menyadari dan menguasai perannya masing-masing, serta
melaksanakan peran itu secara optimal, berdasarkan ketentuan dan
prosedur hukum yang berlaku, sesuai dengan tata kehidupan militer,
yang bertujuan untuk memperoleh keadilan, kebenaran dan kepastian
hukum. Demikian dikatakan Panglima TNI, Jenderal TNI Djoko Santoso
pada saat pembukaan Rapat Koordinasi Penegakan Hukum TNI Tahun 2009
di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur. Selasa
(1/12/2009).
Lebih lanjut
Panglima TNI mengatakan, akhir–akhir ini masyarakat semakin gencar
menuntut penerapan hukum yang benar dan adil sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Di sisi lain, terdapat instansi
terkait yang sama-sama memiliki kewenangan tetapi berbeda penafsiran
terhadap aturan yang ada, oleh karena itu selaku aparat penegak
hukum di lingkungan TNI tidak boleh ragu dalam menghadapi tantangan
tugas tersebut, namun sebaliknya jadikanlah tantangan tersebut
sebagai motivasi, semangat juang dan tekad yang kuat untuk
melaksanakan tugas sebagai penegak hukum.
Kadispenum
Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Guntur Wahyudi dalam rilisnya
menjelaskan, bahwa dalam Rapat Koordinasi Penegakan Hukum TNI Tahun
2009 kali ini dilaksanakan selama satu hari, melibatkan satuan
jajaran Babinkum TNI, Kum Angkatan, Pom Angkatan, Ssuspom TNI dan
Dilmiltama, guna menyamakan visi dan persepsi dalam mendukung
pelaksanaan tugas pokok TNI. Personel yang terlibat dalam
Rakorgakkum berjumlah 133 orang terdiri dari 60 orang peserta, 17
orang peninjau, 18 orang undangan dan 38 orang sebagai panitia.
Panglima TNI
berharap kepada peserta Rakor Hukum ; jadikanlah hukum sebagai suatu
kebutuhan untuk dapat memberikan perlindungan, rasa aman dan dapat
menjamin hak-hak prajurit bersama keluarga secara adil; tingkatkan
profesionalisme dan mantapkan landasan moral dalam melaksanakan
pembinaan dan penegakan hukum untuk mendukung terlaksananya tugas
pokok TNI.
Hadir dalam
upacara pembukaan antara lain; Irjen TNI Letjen TNI Liliek AS.
Sumaryo, S.IP, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Anshory Tadjudin,
Aspers Panglima TNI Marsda TNI Agus Mudigdo, S.E, Aslog Panglima TNI Mayjen
TNI Abdul Ghofur, S.E, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Suprapto, S.Sos,
Kapuspen TNI Marsda TNI Sagon Tamboen, S.IP., Kababinkum TNI Laksda
TNI Henry Willem, S.H., S.IP dan para undangan lainnya.