Lacakindonesia.com, 2 Desember 2009
Liputan: M Abduh
Penugasan misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB merupakan
bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan dunia Internasional terhadap
bangsa dan negara Indonesia khususnya TNI. Demikian dikatakan
Panglima TNI Djoko Santoso pada upacara penerimaan Satgas TNI Konga
misi PBB UNIFIL tahun 2008 di Plaza Mabes TNI Cilangkap Jakarta
Timur. Rabu (2/12/2009).
Lebih lanjut, Panglima TNI mengatakan kepercayaan yang sudah sejak
lama diberikan oleh dunia internasional selayaknya terus di jaga dan
ditingkatkan melalui dedikasi, loyalitas dan berbagai keberhasilan
nyata. Keikutsertaan TNI dalam berbagai misi perdamaian dunia dalam
rangka mewujudkan perdamaian abadi merupakan komitmen TNI terhadap
amanat konstitusi yang tertuang dalam pembukaan UUD RI 1945, dan UU
No 3/2002 tentang pertahanan negara serta UU No 34/2004 tentang TNI
yang menjadikan landasan, jiwa, semangat dan nilai-nilai dasar
perjuangan TNI, untuk ikut serta secara aktif dalam berbagai tugas
dan misi perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negri
Indonesia.
Dengan demikian, penugasan Satgas TNI Konga Misi PBB UNIFIL tahun
2008 dalam membantu memelihara perdamaian di Lebanon, menurut
Panglima TNI merupakan wujud nyata dari komitmen negara Indonesia
sebagai bangsa yang merdeka maupun sebagai bagian dari masyarakat
Internasional. Dimana tugas memelihara perdamaian dunia tersebut,
merupakan tugas yang luhur dan mulia, sekaligus membanggakan, bukan
saja mengangkat citra TNI, tetapi juga mengangkat citra dan harumnya
nama bangsa dan negara Indonesia di forum Internasional.
Seperti yang dirilis Puspen TNI, tugas dan pengabdian prajurit
kontingan garuda selama satu tahun di Lebanon, telah menjadi salah
satu catatan sejarah TNI secara nasional maupun dunia Internasional.
Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas TNI Konga misi PBB UNIFIL
tahun 2008 berjumlah 1136 personil yang terdiri dari 850 personil
Satgas Yonis Mekanis TNI konga XXIII-C, 200 personil Satgas Force
Head Quarter Supporting Unit (FHSQU) TNI Konga XXVI-A, 75 personil
Satgas Military Police Unit (MPU) TNI Konga XXV A, dan 11 Staf
UNIFIL, kata Panglima TNI.