Lacakindonesia.com, 4 Desember 2009
Liputan: Siska Kartika
Komandan Sekolah
Staf dan Komando (Dansesko) TNI Marsdya TNI Edy Harjoko, menutup
Latihan Gladi Mako Operasi Pendaratan Administrasi Tahun 2009 di
gedung Laut Nusantara Kolinlamil Jakarta Utara, Jumat, (4/12/2009).
Penutupan latihan ditandai dengan penanggalan tanda peserta latihan.
Dalam amanat
Kasum TNI Laksdya TNI Y. Didik Heru Purnomo yang dibacakan Dansesko
TNI Marsdya TNI Edy Harjoko menyampaikan ucapan selamat dan
penghargaan kepada Staf latihan dan pelaku, yang dengan segala
keterbatasan, mampu menyelenggarakan dan melaksanakan latihan sesuai
dengan tuntutan program.
Lebih lanjut
Kasum TNI mengharapkan, pengalaman yang diperoleh selama latihan
dapat meningkatkan kualitas, profesionalitas para peserta latihan,
khususnya dalam bidang operasi gabungan untuk dijadikan sebagai
bekal pelaksanaan tugas di masa mendatang. Kekuranan-kekurangan
dalam penyelenggaraan latihan agar dapat dievaluasi, guna
penyempurnaan latihan dan tugas selanjutnya.
Kadispenum
Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Guntur Wahyudi menjelaskan latihan yang
dikuti oleh 70 orang terdiri dari unsur Komando Latihan 21 orang,
Dewan Gladi 7 orang dan Pelaku 42 orang, berlangsung selama 4 hari,
dari tanggal 1 sampai dengan 4 Desember 2009.
Pokok-pokok
kegiatan yang dilaksanakan yaitu hari pertama, analisa tugas pokok,
perumusan, penganalisaan dan olah yudha cara bertindak. Hari kedua,
penentuan cara bertindak (CB) terbaik dan perumusan konsep umum
operasi serta penyusunan rencana operasi. Hari ketiga, pengujian
rencana operasi. Hari keempat, paparan rencana operasi.
Menurut laporan
Dirlat, dalam latihan secara umum telah berhasil menyusun rencana
operasi pendaratan administrasi Kolinlamil serta latihan terlaksana
dengan baik dan aman.