Lacakindonesia.com, 7 Desember 2009
Liputan: Siska Kartika
Adshit al
Qusayr, (07/12). Komandan Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/Unifil
(Indonesian Batalion / Indobatt) Letkol Inf Andi Perdana Kahar
menerima kunjungan Kolonel Kumas Sceclla (Nepal Army) dari J-9 (Staf
Cimic Unifil) selaku pimpinan rombongan dalam rangka kegiatan Cimic
(Civil Military Cooperation) untuk LAF (Lebanon Armed Forces), bertempat
di Markas Indobatt, Adshit Al Qusayr UN Posn 7-1, Senin
(07/12/2009).
Kunjungan dimaksudkan
untuk melihat dari dekat kegiatan Cimic yang dilakukan oleh
prajurit TNI di desa binaan Indobatt, Lebanon Selatan. Turut
serta dalam rombongan, Mayor Gopika Aspawar (Indian Army) dari G-9
(Staf Cimic Sector East), Letkol Bakos Sarkis (LAF) dan Nn. Eva dari
UNIFIL Civil Affair serta 7 orang personel LAF.
Dalam kunjungan
ke salah satu desa binaan (Adshit Al Qusayr), pimpinan desa -Mr.
Ahmad Sweidan menyatakan bahwa hubungan baik yang selama ini
telah terjalin antara Indobatt dengan penduduk lokal Adshit,
sebagai salah satu hubungan yang sangat dekat dan penuh dengan rasa
kekeluargaan. Dikatakan, bahwa sikap ramah tamah dan etika sopan
santun prajurit Indonesian Battalion yang membuat Indobatt sangat
dekat dengan masyarakat lokal dan hal inilah yang membedakan
keberadaan Indobatt dengan batalyon/kontingen lain di Unifil.
Sementara, saat
berkunjung ke desa binaan Indobatt di Attaibe, rombongan
berkesempatan untuk mengunjungi program Civil Defence (Pertahanan
Sipil/Hansip) yang bertugas untuk mengawasi dan menjaga 12 desa di
sekitar wilayah desa Attaibe. Pimpinan beserta seluruh staf Civil
Defence merupakan sukarelawan dari penduduk lokal Lebanon yang
tidak mendapatkan gaji maupun tunjangan apapun dari pemerintahnya. Pergantian
jaga berlangsung selama 24 jam, dimana terdapat 3 atau 4 orang
sukarelawan yang berjaga-jaga di pos-pos Civil Defence untuk
keadaan darurat dan selalu berkoordinasi dengan LAF dan Unifil,
terkait dengan situasi keamanan di daerah tempat mereka bertugas.
Rombongan yang
didampingi oleh Komandan Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar
berkesempatan pula melihat secara langsung antusiasme masyarakat
Lebanon, khususnya anak-anak usia sekolah, yang mengunjungi Indobatt
Smart-Car (Mobil Pintar) dan memanfaatkan semua fasilitas belajar
sambil bermain di sekitar Smart-Car. Melalui program yang telah
direncanakan oleh Staf Cimic, maka Smart-Car ditempatkan di
beberapa sarana publik, seperti Gedung Serba Guna, Masjid, yang
mudah dijangkau oleh banyak orang.
Menurut Nn. Eva
selaku perwakilan urusan hubungan masyarakat Lebanon dengan UNIFIL,
bahwa Indobatt memiliki tingkah laku dan budaya ramah yang
diwujudkan dalam suatu metode efektif dalam membina hubungan dengan
masyarakat Lebanon, sehingga Indobatt memiliki kedekatan emosional
dengan penduduk Lebanon Selatan dimana mereka bertugas saat ini.
Setelah
mengunjungi beberapa desa binaan Indobatt, rombongan LAF dan UNIFIL
menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada prajurit TNI yang
tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/Unifil
(Indonesian Batalion / Indobatt) atas kegiatan Cimic yang telah
dilakukan dalam operasi perdamaian di Lebanon.
Demikian siaran pers Perwira Penerangan
Satgas Konga XXIII-D/Unifil, Kapten Sus Michiko Moningkey yang dikirim ke redaksi situs berita
Lacakindonesia.com