Petinggi PBB Kunjungi Pos Observasi Indobatt
Lacakindonesia.com, 10 Desember 2009
Liputan: Siska Kartika
Kafer Kela, Lebanon (10/12/2009). Middle East and Western
Sahara Integrated Operational Team (MEWS IOT/UNHQ) Ms.
Kristina Segulja selaku pimpinan delegasi misi yang berkantor di
Markas Besar PBB, New York USA mengadakan kunjungan kerja ke
UNIFIL, dengan didampingi oleh Komandan Sektor Timur Brigjen
Ricardo Alvarez-Espejo Garcia mengunjungi Blue-Line yang lebih
dikenal dengan nama “Panorama” dan disambut oleh Komandan Satgas
Batalyon Mekanis XXIII-D/ UNIFIL (Indobatt) Letkol Inf Andi
Perdana Kahar, pada hari Rabu tanggal 09 Desember 2009, di
Puncak Kafer Kela, Lebanon.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan mendapat penjelasan dari Danki ‘A’
Kapten Inf Fardin Wardana, “Puncak Kafer Kela“ yang berbatasan langsung
dengan Israel, dengan titik koordinat UN Posn 73770-68245 merupakan
salah satu pos observasi permanen Kompi A Indobatt, tempat terbuka dan
sering tertutup kabut, dengan posisi tertinggi kira-kira 600 feet dari
permukaan air laut. Wilayah ini sangat terkenal karena pemandangannya
yang sangat menakjubkan. Sejauh mata memandang, para pelancong atau
siapapun yang berdiri di tempat ini akan melihat hamparan lembah hijau
nun jauh dibawah. “Panorama” adalah istilah pemandangan yang indah bagi
penduduk Lebanon, sedangkan bagi prajurit Indonesia Battalion (Indobatt)
lebih dikenal dengan nama “Puncak”, sebab situasi dan kondisi daerah
Panorama hampir sama persis dengan daerah Puncak di Bogor, Jawa Barat. Namun,
satu hal yang memisahkan, adanya garis pembatas Blue-Line yang berupa
pagar kawat berduri dan mengandung listrik.
Sementara, menurut Pasi Operasi Kompi A Indobatt Lettu Inf Toni Oki,
selain melaksanakan tugas penjagaan, Kompi A dalam tugasnya
sehari-harinya sering mendapat kunjungan tidak resmi dari
pejabat-pejabat PBB dan Unifil ataupun oleh Observer Military. Namun
demikian, Puncak ini memiliki tingkat kerawanan yang sangat tinggi
karena merupakan tempat terbuka, dan rawan timbulnya konflik. Penjagaan
dan pengawasan dimulai sejak fajar menyingsing yaitu pukul 07.00 pagi
hari sampai dengan terbenamnya matahari yakni pukul 17.00 petang.
Sedangkan pada musim panas, akan lebih panjang waktu siaganya, yaitu
sampai dengan pukul 09.00 malam sebab menunggu hari gelap (saat musim
panas, siang lebih panjang dari pada malam). Observasi pos permanen ini
melibatkan 2 VAB buatan Prancis dengan 12 anggota patroli termasuk awak
dan pasukan 1 regu.
Dalam akhir kunjungannya, Ms. Kristina Segulja selaku pimpinan delegasi
menerima cenderamata dari Komandan Satgas Batalyon Mekanis XXIII-D/
UNIFIL (Indobatt) Letkol Inf Andi Perdana Kahar.
Demikian siaran pers Perwira Penerangan
Satgas Konga XXIII-D/Unifil, Kapten Sus Michiko Moningkey yang dikirim ke redaksi situs berita
Lacakindonesia.com
|