Naqoura
Lebanon Selatan (7/4/2010). Markas dua Satgas Kontingen Indonesia
yakni Satgas Force Headquarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-B1
dan Satgas Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-B2 yang berada
di Sudirman Camp, Naqoura Lebanon Selatan, menerima kunjungan Tim
Hygiene Inspection (Tim Pemeriksaan Kesehatan) UNIFIL pada hari
Selasa, 6 April 2010. Tim ini beranggotakan 2 orang, dipimpin oleh Chief of Hygiene Officer
Unifil - Letkol Ckm Chalid Shaf. Pemeriksaan yang dilakukan adalah untuk
melihat sejauhmana kontingen Indonesia di dalam menjaga kesehatan
dan mencegah dari berbagai penyakit bagi setiap anggota peacekeeper
Indonesia yang sedang melaksanakan tugas di Lebanon.
Pemeriksaan yang
dilakukan oleh Tim Hygiene Inspection UNIFIL dalam setiap Triwulan
bertujuan untuk mengecek kondisi lingkungan Markas (Base Camp) dan
peralatan yang dimiliki Satgas, terutama dari segi kebersihan dan
kesehatan (bebas dari kuman dan penyebab penyakit lainnya). Hal ini
terkait dengan SOP (Standard Operating Procedure) yang berlaku bagi
seluruh Pasukan PBB yang bertugas dan apabila suatu pasukan tidak
memenuhi ketentuan tersebut, maka dapat diberikan sanksi mulai dari
teguran sampai dengan repatriasi atau pemulangan.
Hal-hal yang
di-inspeksi sesuai SOP, terdiri dari 9 item pemeriksaan meliputi
Personal Hygiene (kebersihan perorangan), Base Camp Hygiene (akomodasi,
MCK, pengaturan ruang, penanganan sampah dan sistem saluran limbah),
Food Hygiene (juru masak, kebersihan dan ketertiban dapur, cucian
piring, penanganan makanan serta penggudangan bahan makanan), Water
Hygiene, Ambulatory, Control of Pests (pengendalian serangga),
Animals Handling, Work Hygiene dan Shelters (bunker perlindungan).
Pada pelaksanaan
pemeriksaan, Tim Hygiene Inspection UNIFIL didampingi oleh PLH
Dansatgas FPC Indo FPC - Mayor Mar R. Saragih, Pasilog Indo FHQSU -
Mayor Laut (KH) Koko Komarudin dan Pasilog FPC - Lettu Laut Yudho.
Suatu keberuntungan bahwa Letkol Ckm Chalid Shaf merupakan salah seorang
Perwira Menengah TNI yang ditugaskan ke Lebanon dan ditempatkan
di UNIFIL Headquarters (Markas Besar) serta menjabat sebagai Chief
Hygiene Officer, sehingga inspeksi yang dilakukan dapat berjalan
lancar. Namun hal itu tidak mengurangi sedikit pun kecermatan dan
ketelitian Tim Inspeksi dalam melakukan tugasnya, karena menyadari
bahwa hygiene merupakan perimeter vital bagi Pasukan Perdamaian PBB
dalam melakukan misinya. Tanpa didukung faktor hygiene yang baik,
mustahil tugas pokok sebagai Pasukan Perdamaian akan tercapai.
Menurut Perwira
Penerangan Satgas Indo FHQSU dan FPC Lettu Laut (KH) Rully
Ramadhiansyah, selama menjalankan tugas pemeliharaan perdamaian di
Lebanon Selatan, secara berkala UNIFIL mengirimkan berbagai Tim
Inspeksi agar setiap Kontingen dapat memenuhi standar yang
ditetapkan. Satgas Konga XXVI-B1 dan B2 sendiri setidaknya telah
menerima 3 jenis inspeksi dari sejak kedatangannya, yaitu :
Operational Readiness Inspection (ORI), Contingent Own Equipment
(COE) Inspection, dan yang baru saja selesai dilaksanakan yaitu
Hygiene Inspection. Patut disyukuri bahwa dari hasil seluruh
inspeksi tersebut, Satgas Indo FHQSU dan FPC Konga XXVI-B1 dan B2
selalu berhasil lulus dan memenuhi standar yang ditentukan bagi
Pasukan Perdamaian PBB.
Ketua Tim Hygiene
Inspection UNIFIL - Letkol CKM Chalid Shaf merasa senang dengan
kondisi kesehatan lingkungan di Sudirman Camp dan berharap dapat
dipertahankan, serta menekankan bahwa prevention is better than cure
(pencegahan lebih utama dari pengobatan). Dari hasil pemeriksaan
tersebut, Tim Kesehatan Headquarter UNIFIL menilai bahwa Hygiene Sanitasi
Lapangan Satgas Indo FHQSU dan FPC cukup baik dan memenuhi standar
penugasan dibawah bendera PBB. Kondisi ini tercipta berkat arahan
dari Dansatgas Indo FHQSU Kolonel Inf Restu Widiyantoro serta
Dansatgas Indo FPC Letkol inf Fulad yang selalu menekankan kepada
seluruh prajuritnya untuk selalu menjaga dan memelihara kesehatan
perorangan maupun kesehatan lingkungan.
Demikian siaran pers
Puspen TNI, Perwira Penerangan Konga XXVI-B1/Unifil, Lettu Laut (KH)
Rully, S.Sos yang dikirim ke redaksi lacakindonesia.com.