http://www.lacakindonesia.com

 

Masyhudi, SH, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

Masyhudi: Warga Negara Zimbabwe yang Tertangkap Diinapkan di Kejari Jaksel

Lacakindonesia.com, Jakarta, 16 Oktober 2012

Liputan: Siska Kartika

Dua warga negara Zimbabwe, terpidana Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang kabur seusai sidang vonis, akan diinapkan terlebih dulu di rumah tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan setibanya di Jakarta. Setelah itu, keduanya akan dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Salemba, Jakarta Pusat, hari ini, Selasa (16/10/2012).

Mzyece Isililo alias Black Sky dan Mickelson Inzagi Joe alias Eric Joe dicokok di sebuah perkampungan di Bali seusai berpesta di sebuah klub malam. "Ini hasil kerja sama dan koordinasi antara Polda Metro Jaya, Polda Bali, Kejaksaan Tinggi Bali, dan Kejaksaan Negeri Denpasar," kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Masyhudi, melalui pesan pendek, Senin malam, 15 Oktober 2012, sebagaimana dilansir Tempocom.

Masyhudi mengaku sudah mengirimkan personel ke Denpasar untuk menjemput dua warga asing yang juga pemalsu uang dolar ini. Kedua buronan rencananya diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat maskapai Lion Air pukul 22.20 Wita.

Menurut Masyhudi, tim intelijen Kejaksaan sebenarnya sudah lama mengendus keberadaan kedua buronan. Namun, mereka selalu berpindah tempat, bahkan berganti nomor telepon pribadi. Tujuannya tentu untuk mempersulit pelacakan Kejaksaan.

Namun, sekitar satu pekan belakangan, duo Zimbabwe ini terlacak berada di Bali. "Setelah yakin di Bali, baru kami koordinasikan dengan polisi untuk kemudian ditangkap," kata Masyhudi.

Sebelumnya, Kamis, 13 September 2012, dua warga asing terpidana kasus pemalsuan dolar Amerika Serikat, Mzyece Isililo alias Black Sky dan Mickelson Inzagi Joe alias Eric Joe, kabur seusai mendengar putusan hukuman tiga tahun penjara dari hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Masyhudi, mengaku terjadi pelanggaran prosedur pengamanan yang dilakukan petugas pengawal saat memulangkan kedua terpidana ini ke Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat. "Harusnya tahanan diborgol, tapi ini tidak diborgol. Mereka lari dalam perjalanan," kata Masyhudi September lalu.


< HALAMAN MUKA >

 

Copyright @ 2012,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved